Seperti biasa setelah selesai makan siang saya duduk-duduk di taman menunggu siapa saja yang datang dan mau berbincang dengan dengan saya, namun jika tempat duduk yang biasa sudah ada yang menempatinya saya akan mencari tempat lainya agar tak mengganggu, siang ini saya berbincang dengan pencari atau pengumpul barang bekas, dan bisa ditebak kami langsung akrab sebab merasa satu ikatan yaitu ikatan senasib "sama-sama orang susah" begitulah Jakarta, kota yang tak mau lagi disebut metropolitan namun maunya disebut megapolitan, akan tetapi saya lebih suka menyebutnya megapolutan (saya kesulitan untuk mejelaskan kata "polutan" dan perlu kamus bahasa kontemporer) sebab tingkat polusinya yang tinggi, kota yang membentuk banyak ikatan nasib.
Sejenak saya akan melupakan soal "polutan", dan kembali ke tukang rongsok yang berasal dari jawa tengah yang jika disebut nama kotanya mengingatkanku pada seseorang, kota batik, Pekalongan. Tanpa basa-basi menanyakan nama apalagi bertukar kartu nama kami mengobrol seolah sudah saling kenal lama, cukup diawali dari mana asalnya, perasaan senasib kami sudah lebih dulu saling berjabat ketika baru beradu tatap dan tersenyum dan berbicara. Tak ada gengsi karena ia lebih tua atau malu karena saya lebih muda, perasaan senasib seringkali menyebabkan orang merasa lebih dekat satu sama lain.
Saya tak setuju jika ibu kota dikatakan lebih kejam dari ibu tiri, ini hanya soal persepsi, kenyataanya banyak ayah tiri yang lebih kejam dari ibu kota terutama pada anak tirinya yang gadis dan masih remaja atau beranjak dewasa, lelaki sekasar saya pun ngeri membayangkanya apalagi gadis-gadis itu dan ibu-ibu mereka. Kenyataan lainya saya juga tak bisa membantah jika Jakarta memang kejam, apapun bisa dihisapnya, dikunyahnya lalu dimuntahkan begitu saja jika memang tak dibutuhkan lagi tanpa rasa bersalah. Saya dari Bumiayu, bapak-bapak dari Pekalongan dan lukisan dari Bali harus siap "dirongsokan" kapan saja.
-------------------------------
Pancoran, Wisma ex Timah, Jakarta.
--Djenar Abunetti--
djenar.abunetti@gmail.com
Sent from my Nokia
