Selepas isya Galuh Timur gerimis, sepi sekali malam ini, rumah juga sepi bapak lagi ada acara selamatan tingkeban empat di rumah mang Suganda (Ganda), ibu tidur, adik lagi ke rumah mertua, aku? Dari pada mlongo pinjam buku sama Ahong, dan harus rela nunggu lama beliau (hahaha) keluar dari mushola yang berada di sebelah timur rumahku, mushola yang tak pernah kumasuki sejak aku mengalami penurunan iman yang cukup drastis (hahaha, payah gue).
Entahlah sepertinya aku mulai membutuhkan cinta dan menyadari jalanku telah salah dan terlalu jauh selama ini, tentu sangat tidak mungkin aku bisa terus bertahan sendiri di kamar bersama setumpuk bualan bernama buku filsafat, agama, sastra, politik, psikologi, komputer dll.
Ada ruang kosong dalam diriku yang sulit kujelaskan mengapa ruang tersebut kosong. Damn.
-------------------------------
Galuh Timur
--Djenar Abunetti--
djenarabunetti@nokiamail.com
Sent from my Nokia
