Mana Idemu?

Ini hanya postingan biasa menjelang tidur, tak perlu kau mengkerutkan kening karenanya sebab aku tahu siang tadi kau telah bekerja keras sepertiku kecuali kau pengangguran berat yang hanya mondar mandir dari tongkrongan satu ke tongkrongan lain, dari warnet ini ke warnet itu dan saat ini matamu dan mataku sama-sama ingin segera dikatupkan kelopaknya berlomba dengan bulan yang telah lebih dulu berlalu. Kau dan aku menguap lagi untuk kesekian kali, matamu dan mataku makin berat namun kita tak bisa memasuki alam mimpi dengan segera, mungkin pengaruh kopi waktu nonton tivi atau suasana hati yang memang tak mampu lagi terhibur oleh acara komedi atau kita memang miskin gembira. Sudah kukatakan ini hanyalah postingan biasa dan kau mulai bosan meski masih tetap penasaran dan mulai berfikir dan mengira-ngira akhir tulisan ini, apa kau tahu? Akupun tidak tahu akhir tulisan ini bisa jadi aku malah ketiduran sebelum menyelesaikanya. Baiklah, akupun mulai bosan dengan basa-basi ini dan membuatmu sedikit kesal mari kita mulai mencari tema yang enak dan bermanfaat bagi otak dan jiwa kita yang sama-sama penat, apakah kau punya ide untuk tema postinganku kali ini? Sepertinya kau ragu mengatakanya mungkin juga kau berfikir ini belum saatnya atau kau hanya melamun sejak tadi dan menunggu kuota paket internetmu habis? Katakanlah paling tidak kau memberiku ide cara cepat tidur dan barangkali idemu sedikit liar, 'tidurlah dengan berdiri atau digantung dengan kepala di bawah' misalnya. Sayang sekali jika kau punya hobi seperti itu, melamun di depan monitor. Gerakan jarimu minimal jempolmu keluarkan dan salurkan ide-ide liar dan brilianmu tuangkan di wall facebookmu, twittermu, blogmu atau buku harianmu siapa tahu idemu ada yang berminat membeli atau paling tidak menyukai. Betul tidak?

Maaf kalau tulisan ini sedikit menjengkelkanmu aku hanya ingin kau menulis sendiri. Met bobo.


Talaga Bestari
--Djenar Abunetti--
Sent using a Sony Ericsson mobile phone

0 comments: