Pengulangan

Kalau sekarang hari minggu kemungkinan terbesarnya besok hari senin lalu lusanya hari selasa kemudian rabu berikutnya bisa dipastikan hari kamis disusul jumat dan sabtu ada di posisi terakhir, selanjutnya diulang lagi mulai dari minggu dan seterusnya. Hidup memang sebuah pengulangan dan sebuah pengulangan bisa saja membosankan juga bisa menyenangkan, coba kau ingat bukankah kau sering mengeluh bosan dengan apa yang disebut kerja? Bukankah kau tak bosan berulang kali menelepon, SMS, mencium, meraba dan meniduri kekasihmu atau selingkuhanmu yang baru semalam jadian? tak selalu yang menyenangkan tersebut akan tetap menyenangkan dan yang kau anggap membosankan juga selamanya membosankan. Bukankah kau kadang terlonjak kegirangan saat kau bekerja dan mengetahui gajimu naik bulan ini dan besoknya kau berangkat lebih pagi. Bukankah kaupun terkadang bosan dengan dengan kekasihmu yang mudah cemburu dan ngambek hanya karena sebuah SMS seorang teman? Bahkan kaupun bisa bosan dengan istrimu, suamimu, selingkuhanmu saat gayanya di ranjang yang itu-itu saja, bukankah begitu?

Pengulangan tetaplah pengulangan, ia tak pernah peduli apakah kau bosan hari ini atau kau gembira hari ini sampai-sampai kau berucap 'aku ingin segalanya terulang kembali.' Hari, minggu, bulan dan tahun hanyalah serentetan nama-nama waktu. Dan setiap waktu adalah hasil ulangan dari pengulangan-pengulangan yang lalu. Jika kau tak paham dengan tulisan ini bacalah berulang-ulang itupun kalau kau tak merasa bosan. Bukankah pengulangan itu membosankan?


Talaga Bestari
--Djenar Abunetti--
Sent using a Sony Ericsson mobile phone

0 comments: