Koran Pagi Ini

Pagi masih terkantuk-kantuk mengantarkan koran, donat, kopi dan rokok. Koran membungkus tiga temanya dalam berita, koran memberitakan naiknya harga rokok serta turunya harga tembakau petani, koran memberitakan naiknya harga tepung dan turunya harga gabah, koran memberitakan mahalnya harga kopi luwak percangkir namun koran jarang memberitakan ataupun membahas dirinya sendiri, siapa pemiliknya dan apa tujuanya.

Koran membungkus segalanya menjadi lebih manis dan menarik bentuknya seperti kado meski itu berisi sebuah tragedi, bahkan *tahi. Koran berbicara dan berteriak pada tiga temanya tentang kemakmuran, kedaulatan dan dekadensi moral.

Dan aku korek api yang ter(lu)pa(ka)n akan membakar semua omong kosongmu.


*jangan berharap kata semacam ini akan diganti dengan 'kotoran', atau ditambahi embel-embel kata dalam kurung seperti (maaf).




Talaga Bestari
--Djenar Abunetti--
Sent using a Sony Ericsson mobile phone

0 comments: