Nahan Pipis

Tinggal di kost-an yang padat penduduknya itu enak gak enak, yah biasa banget sih kalau ngomongin enak gak enak. Biar lebih banyak enaknya ya dienakin aja, apa gampangnya sih? (bosen dengan "apa susahnya sih?"). Kadang-kadang mau pipis aja "ndilallah" ya kok penuh semua kamar mandi, (memangny diisi berap orang sih, kok sampai penuh). Maksudnya ada aja yang lagi make, iya make kamar mandi, bisa make klosetnya, airnya atau malah gak ngapa-ngapain, ini yang bahaya.

Namanya juga kost-an, ada aja yang punya perlu. Nah ini sambil antri kamar mandi saya posting, sambil menikmati suara byar byur yang merdu di sana dan sumbang di sini, seger di sana seneb di sini karena sambil nahan pipis. Nahan pipis itu tidak ada enaknya sama sekali, tida seperti orang nahan kangen yang bisa sedikit sembuh dengan telponan, bbman, wasapan, dan lain sebagainya, nahan pipis itu benar-benar nahan beban berat, padahal beban berat itu gak ada seteko, apalagi seember. Tapi tetep berat dan bikin khawatir jatuh bukan pada tempatnya. 

Nahan pipis selain berat juga jelek untuk kesehatan, konon bisa jadi batu, bayangin aja ada air kuning beku jadi batu, bisa-bisa mirip akik, emas atau kuningan. Lha, ngerinya tuh di sini (*nunjuk atas dengkul). Umpama jadi segede bola pingpong mau gimana ngeluarinnya? Jangan dipikir nih, buang aja pipismu secepatnya ketimbang mikir beginian, sukur-sukur di tempat yang tepat, dengan cara yang benar dan pastikan tak seorang pun melihatmu. Karena bisa jadi ada yang pipis di tempat yang tepat, dengan cara yang benar namun bersama orang banyak, di toilet pria misalnya. Ciee gak jadi ngeres ya? Atau aku aja yang tadi ngeres tapi gak jadi?. Ehem!.

Gara-gara pipis yang paling banyak segelas itu ada banyak pengusaha pembuat tempat pipis, urinoir, closet, wc umum dll sampai tukang gali bikin "sepiteng" buat menampung pipis kita yang kadang baunya bisa bikin klenger orang satu RT. Pipis jangan ditahan, gak bikin kaya malah bisa bikin miskin, lha iya bisa jadi kita lagi gak punya duit, nahan pipis terus sakit, ke dokter keluarin duit banyak. Makin kisminlah kita! Jadi buang pipis jangan ingat abis minum sirop, atau setarbak, cola, atau malah tuak literan.

Makin sedikit pipis, makin mahal biayanya. Di WC umum biasanya ada tarif duaribu rupiah per satukali pipis, kalau kamu bayar uang lima ribuan lalu gak ada kembalian kamu boleh pipis lagi kok, sukur-sukur kamu tidak lagi sakit "anyang-anyangen". Nah misalkan kamu lagi sakit "anyang-anyangen" yang dikit-dikit pipis, pipis kok sedikit-sedikit berapa kali harus bolak-balik ke WC umum dan menghabiskan beberapa ribu hanya untuk satu kali "crit". Mahal kan? Jadi mending banyak-banyak pipisnya, toh gak bakal ditanya "kamu pipis berapa galon?" sama penjaganya.

Pipis sedikit memang lebih mahal, dan nahan pipis apapun bentuk  pipisnya tetap tak enak.
---------------------------------------------
Batam, Riau.

--Djenar Abunetti--

Sent from my BlackBerry 10 smartphone

0 comments: