Sia-Sia

Sia-sia saja sejak tadi saya mencoba menulis catatan namun gagal, saya kesulitan sekali menggali perbendaharaan kata, tema atau ide tulisan. Tapi saya tak ingin kesia-siaan tersebut benar-benar terwujud dengan tak ada catatan yang benar-benar jadi, maka kesia-siaan itu sendiri yang ingin saya catat sore ini, sebelum "kesi-siaan" tersebut benar-benar sia-sia, tanpa jejak. Agar kalimat "tak ada yang sia-sia" semakin mengukuhkan kebenarannya, setidaknya saya membuktikannya sore ini.

Tapi mungkin bagi orang lain yang membaca catatan ini akan merasa benar-benar sia-sia karena memang tulisan ini hanya sebuah pelarian membunuh waktu. Dan kita memang ada dalam alam "sia-sia", tempenesia, vickynesia, tahunesia, kedelainesia, keledainesia dan segudang "sia-sia" lain yang kadang memalukan juga mungkin memilukan di sisi yang lain bagi rakyat Indonesia.

Dan kali ini saya merasa tidak sia-sia setelah berhasil mengumpulkan beberapa kata yang berujung "sia-sia" dengan memaksanya berbaris rapi seperti "kesia-siaan" yang terjadi pada beberapa hari ini di bumi Indonesia.
----------------------------------------------
Jakarta, Pasar Pagi.

--Djenar Abunetti--
djenar.abunetti@gmail.com
Sent from Nokia Windows Phone.

0 comments: