Masih Keluyuran
Setelah selesai ngopi, ngobrol ngalor ngidul gak jelas kami sepakat mengunjungi makam Hajjah Fatimah di desa Cijati, Majalengka yang dikeramatkan dan mata air ajaib, konon katanya air dari sumur itu bisa mengobati berbagai macam penyakit dan volume airnya tetap meski kemarau panjang. Sampai di komplek makam saya tidak bisa melihat makamnya secara langsung, pintunya tertutup, harus sama kuncenya jadi hanya bisa mengambil gambar semacam pendopo di depan makam, menurut mang Dadang tiap malam jumat pasti ramai orang berzikir jika malam jumat kliwon lebih ramai malah ada yang menginap. Tidak jauh berbeda dengan yang ada di makam Mbah Sawala Sawali yang ada di hutan diklat (Kadipaten) pada keluyuran sebelumnya, belum sempat mengambil gambarnya mungkin nanti sebelum minggu.
--------------------------
Kadipaten
--Djenar Abunetti--
djenarabunetti@nokiamail.com
Sent from my Nokia

