Tiba-tiba rasa ingin tahu saiia sudah hadir di kepala saiia tanpa saiia suruh,di wujudkan dengan tanya "ada apa mpok kok sepi?", "ada lomba desa,jadi semua harus bersih'' kata mpok min
Saiia jadi berfikir kok warung sekecil ini pungutanya segitu besar ya? seimbangkah dengan hasil penjualanya? apa memang harus sebesar itu? apakah benar uang itu masuk ke kelurahan atau cuma ke stafnya saja.saiia tak tahu dan mungkin tak punya hak untuk tahu.saiia tambah gak ngerti waktu lagi ngomongin soal larangan untuk berjualan dalam seminggu ini,yang katanyadi keluarkan sama pihak kelurahan tiba-tiba datang orang dengan seragam dinas "ijo muda" dan menanyakan ''kok gak jualan mpok'' katanya ''gak boleh''kata si mpok tapi jawaban orang tadi terasa aneh di telinga saiia ''siapa yang melarang''?.setelah orang berseragam itu pergi saiia menanyakan ''siapa mpok''? ,''orang kelurahan'' jawab si mpok.saiia tambah bingung,katanya yang ngelarang kelurahan.kok orang kelurahan sendiri malah nanya ''siapa yang ngelarang''?
loh kok???
Belakang Menara Kebon Sirih, Jakarta.

0 comments:
Posting Komentar