Tuhan


Selamat bermalam senin tuhan, ya, untuk semua tuhan yang ada, yang diada-adakan, dianggap ada, yang dianggap tidak ada, atau yang ditiadakan. Entahlah, tapi saya hanya berusaha adil kepada semua tuhan yang juga entah banyak entah sedikit, atau malah entah tidak ada, jadi tetap, selamat malam untuk semua tuhan. Atau jangan-jangan tuhan hanya satu dan punya banyak nama, banyak KTP, banyak identitas seperti teroris?. 

Eh, sepertinya apa yang saya katakan diatas bukan keadilan, tapi kebodohan, kedogolan, kekonyolan dlsb. Tapi biarlah, toh hidup tak selalu harus tampak cerdas, alim, dan lurus. Dan itu hanya menurutku, dan tak wajib sama sekali untuk diikuti, dan bisa-bisa kafir, masuk neraka, dan abadi di dalamnya. Mau? Eh!. 

Tapi teroris seringkali memiliki banyak identitas, ada banyak nama alias seperti yang ada di berita-berita. Dan tuhan demikian juga, katanya hanya ada satu dan memiliki banyak nama, tergantung mau memanggil dari toa yang sebelah mana, toa islam, kristen, hindu dlsb. Dan teroris seringkali mengatasnamakan tuhan, meski saya tak tahu tuhan yang mana, atau malah hanya atas nama toa?. Jangan-jangan mereka (tuhan dan teroris) memang kenal dan dekat, SKSD (sok kenal sok dekat, kalau kata abege) atau malah tidak kenal sama sekali, atau yang satu kenal yang lain tidak tahu.

Dan ada banyak teroris di sekitar kita, mengatasnamakan banyak tuhan, tuhan agama, tuhan perda, tuhan pendidikan, tuhan ideologi, tuhan ekonomi, sosial, hukum, politik dlsb. Dan atas nama tuhan-tuhan tersebut teror-teror lebih banyak lahir, ketimbang kemakmuran.

Saya seringkali bingung harus beriman pada siapa, dan untuk apa.
-------------------------
Batuampar, Batam

Djenar Abunetti

Sent from my BlackBerry 10 smartphone

0 comments: