Panas Terus

Entah untuk keberapa kalinya saya mosting keluhan gerah, kegerahan akibat suhu udara yang panas, lembab dan pokoknya tidak enak serta bawaannya pengen nyemplung kolam terus. Kayak kuda nil. Siangnya sih tadi Nagoya Hill diguyur hujan cukup deras dan lama dan mungkin malamnya diganti kegerahan, atau kamarku saja, atau malah perasaanku saja? Apakah Batam memang panas?. Tapi memang di Nagoya Hill yang banyak cewek-cewek cakep yang bikin "panas" dan "ingin nyemplung". Ok, lupakan ceweknya.

Panas itu sebenarnya ya soal biasa saja, apalagi saat siang, biasa banget kan? Coba deh siangmu gak pernah panas dan kamu punya cucian segunung. Sepertinya memang soal begini mentok di perasaan, meskipun suhu bisa diukur tapi perasaan bisa saja bilang sebaliknya. Panasnya suhu udara bisa diukur, panasnya dimadu siapa yang tahu. Halah! Panasnya suhu udara bisa diatasi AC, panasnya dimadu? Siapa yang mau!.

Tuh betulkan, soal panas dan gerah hanya di perasaan. Buktinya sekarang saya merasa lebih adem sejak mulai "nggedabrus" soal cewek Batam, madu dan AC. Ehem. Ngarang tuh begini, yang gak masuk akal sama sekali, biar ketahuan "ini ngarang banget", jadi gak usah bawa-bawa istilah, data ilmiah biar keliatan lebih "scifi", tapi lebih kelihatan "ngarang" sengarang-ngarangnya, sebohong-bohongnya, 100% hoaxlah. Iya, hoek coegh!.

Tapi saya masih kepikiran soal "nyemplung kolam" dan "cewek Batam", nah kalau disatukan bisa bikin kepala-kepala makin panas. Makanya janganlah kataku pada diri sendiri, selain kagak kenal dan perlu modal banyak lagian itu bukan tujuan saya kesini, saya ke Batam mau cari duit, bukan buang duit. Catat!, semuanya tidak terhubung, dan pasti tidak saling mendukung. Karena dukung mendukung harus saling terhubung. Catat lagi!.

Panas yang saya rasakan sedikit demi sedikit menjadi sejuk seiring berjalannya waktu (kok rada puitis ya, apa rada edan?) setelah capek ngetik dan ingin segera masuk kamar mandi, lah saya semakin kesasar jauh dengan ketikan saya sendiri, seperti mobil yang kecebur akibat kepanasan. Makin tidak nyambung kan? Saya sudahi sajalah, yang penting posting. Penting dan tidak penting itu benar-benar tidak penting, lucu dan tidak lucu itu juga tidak penting. Yang penting saya bisa adem. Titik!.

Pernahkah kamu kehilangan arah? Kalau ya, balik lagi aja ke tempat awal di mana segala sesuatunya kamu mulai. 
------------------------------
Batuampar, Batam

--Djenar Abunetti​​‎--

Sent from my BlackBerry 10 smartphone

0 comments: