Duduk di belakang rumah di bawah pohon sirsak yang dulu seperti hidup segan mati tak mau, pohon yang dulu sepertinya malas menumbuhkan daun-daunnya dan malas menjulurkan dahan-dahannya, hampir kuakhiri hidupnya ketika itu karena kasihan dan kupikir tak akan bertahan lama. Tapi waktu selalu lebih bijak, kini ia menjulang, dahannya yang dulu lemah kini sanggup menahan berat badanku, daunnya yang dulu sangat jarang kini sanggup meneduhkan di tengah terik matahari, pohon sirsak mulai berbunga kemudian berbuah, membawa banyak kehidupan bagi serangga. Dan betapa seringnya aku meremehkan orang lain yang kuanggap lemah seperti pohon sirsak ini.
---------------------------------
Galuh Timur, Jawa Tengah.
--Djenar Abunetti--
djenarabunetti@yahoo.com
Sent from Nokia Windows Phone.
---------------------------------
Galuh Timur, Jawa Tengah.
--Djenar Abunetti--
djenarabunetti@yahoo.com
Sent from Nokia Windows Phone.


0 comments:
Posting Komentar