Semalam susah tidur, baru bisa tidur jam empat akibatnya bangun lebih siang dari biasanya meskipun libur harusnya tetap bangun pagi sebab sesuai rencana yang dibuat kemarin sore harusnya hari ini naik bukit "itung-itung" mengusir stres akibat pekerjaan (lho kerja kok malah stres, harusnya yang stres itu yang nganggur lama. Aku pikir teman-teman pasti akan memberi tahu kalau memang rencana itu jadi dilaksanakan, sampai setengah sebelas siang aku tetap tiduran di ruko (aku memang tidur sendirian) sambil menunggu SMS atau telepon tapi tak ada apapun yang masuk akupun turun dari lantai dua dan keluar menuju basecamp dan kaget, 'koq sepi, gak ada orang' motor juga tak ada satupun aku berpikir mereka jalan-jalan tanpa ngajak aku dengan hati kecut akhirnya aku "ngeteh, ngrokok, ngenet" sendirian di dapur dan hati mulai lega setelahnya aku jalan ke tempat kerja "ngecek" apa teman-teman jadi jalan-jalan atau malah kerja dan ternyata perkiraan "mereka jalan-jalan tanpa aku" itu salah mereka malah lagi kerja. "tadi aku mau SMS ngasih tahu gak jadi jalan-jalan tapi takut mengganggu tidurmu" kata temanku.
#cek dan ricek itu perlu, jangan-jangan pikiranmulah yang salah bukan orang lain.
-----------------------
Majalengka
--Djenar Abunetti--
sitidjenar@ovi.com
Sent from my Nokia