Chatbox

Semalam begadang di rumah teman dan tidur jam tiga pagi bangun jam empat pulang lalu tidur lagi bangun jam sembilan, mata masih sepet membuka chatbox gadis cantik menyapa dan bertanya maukah jadi pacarku? kujawab saja andai cinta tak perlu kerja, kopi dan rokok

Sorenya jam lima waktu aku mau mandi ibu rumah tangga kembali menyapa setelah sekian lama tak bersuara kutanya saja sedang apa? Ia menjawab sedang dalam dilema, andai saja dilema itu enak.

Siangnya jam sebelas janda bahenol beranak satu memberiku alamat rumah di komplek mewah dalam sebuah basa basi di chatbox dan aku bertanya apa kau pikir aku pembersih kolong ranjangmu? Ia menjawab sebaliknya, andai saja jarak tak kenal becak.

Paginya aku masih tidur
Begitu saja?
Hidup memang begitu saja, seperti chatbox.


Di rumah, Galuh Timur.
--Djenar Abunetti--
Sent using a Sony Ericsson mobile phone

0 comments: