Catatan Tukang Rumput

Aku menemukan catatan ini, catatan yang terlalu pendek untuk di sebut puisi catatan yang menggelisahkan rumput-rumput, rumput-rumput yang memberinya kehidupan.
Aku telah mati sejak lama.
Aku menyimpan catatan itu dalam lemari kayu dalam kamarku dan membacanya setiap waktu mencoba memahami arti tiap kata dan berharap bertemu dengan tukang rumput itu, di sini di rumput-rumput yang memberinya kehidupan.
di sini selagi masih ada waktu, di sini sebelum rumput-rumput menjadi kering.

*catatan tukang rumput
Di kebon krikil, Galuh timur
--Djenar Abunetti--
Sent using a Sony Ericsson mobile phone