Sepertinya aku sedang gelisah meski aku sendiri tak yakin,sebab gelisah hanya milik mereka yang merasa kehilangan uang empat em untuk bayar pesawat..lalu apa yang menimpaku? entahlah,hanya sulit tidur..mengingat besok minggu belum gajian,sementara senin aku harus sudah di rumah mengurus surat-surat dari birokrat keparat yang membuat semua urat tampak menggurat,terutama di jidat yang tak pernah bau shalawat juga syahadat...aku tak gelisah kan? hanya perlu istirahat kata dokter saraf sambil memparaf resep..dan selasa aku harus ada di kotamu itupun kalau aku bisa melobi keponakanku untuk pinjam uang,owg iya..kenapa kamu liburnya selasa sih? bukanya rabu aja atau kamis biar sekalian nanti kita beli baju gamis...ah lagian di sinipun aku banyak hutang,juga piutang yang membuatku seperti berputar-putar dalam lobang..kalo jumat saja bagaimana? biar kita tak terlalu lama jalan-jalanya,kita kan bukan sedang mengadakan studi banding,hanya studi bunting..jadi kita tak bisa memakai uang negara seperti mereka,yang katanya es dua tapi tingkahnya teka..ah aku hanya ingin tanya,apakah aku tampak gelisah? Tolong yakinkan aku bahwa aku tak gelisah..jika aku memang gelisah kau tau kenapa?
--
Sent using a Sony Ericsson mobile phone