Maling

Kemarin malam para maling memutus kabel-kabel menara dan mengulitinya di kebun jagung...'besok keluargaku dapat makan' kata mereka penuh haru..lalu ratusan penduduk memakinya...'maling sialan,ia mencuri kebahagiaanku'...esok paginya..penjahat tingkat kampung menghampiri neneku di beranda mengajaknya berbincang layaknya pendeta sementara di sajadahku aku bersujud seperti para penjilat di senayan..
dan lagi...semalam maling memasuki rumahku,memasuki rumah yang memang belum di jadikan tempat tinggal tetap.tak ada yang di ambil,hanya saja ia merusak jendela.sungguh dia maling yang tenang,buktinya dia sempat makan gorengan dan ada sisa cabe yg tak sempat di bawanya..mungkin ia sempat tiduran,ongkang-ongkang kaki atau bahkan sempat berak...tak ada yg di bawa,karena memang tak ada apa-apa.
maling-maling di negri ini memang mahir,atau mungkin ada jenjang pendidikan yang mesti di ikuti sehingga mereka tampak begitu lihai melancarkan aksinya?
-----------------------------------------------
Galuh Timur

--Djenar Abunetti--
Sent using Sony Ericsson mobile phone