Entahlah esok pagi,mungkin aku akan tertangkap kembali oleh tirani dan menjadi budak seperti hari-hari yang lalu.dan aku akan melarikan diri lagi dan lagi karena aku tak peduli lagi pada diri sendiri.dan aku takan pernah berhenti menjadi pemberontak.
Di sini di jantung kota,tempat para budak dunia memperoleh haknya dan apa yang menjadi miliknya sekaligus memeperebutkan apa yang bukan menjadi bagianya sebagaimana mereka memperebutkan matahari.di sini,di lorong-lorong ini,di kolong-kolong jembatan di seberang sana,di bawah kilauan metal keangkuhan dan aroma bangkai kekuasaan,mereka termarjinalkan.
di sini di lorong-lorong pengap ini yang dindingnya di penuhi coretan-coretan keresahan dan lantainya di sesaki puntung-puntung putus asa.kemuraman menggantung di udara,ketidak percayaan mengintip di tiap celah retakan dindingnya.sebuah ruang di mana setiap orang tak pernah menginginkanya untuk di jadikan sebagai kebanggan.
metropolitan kota yang kejam sekejam gurun,tak ada kesejukan,hanya ada jejak-jejak langkah para pengembara yang akan segera terhapus angin dari barat.
Blok M 2 juni 09 jalur 5