Siang Di Ujung November

Di teras itu ia tampak gelisah,angin melambaikan rambut gondrongnya pada minggu yang panas di ujung november,tak berapa lama ia memasuki ruang di mana ia meletakan semua mimpinya semalam.ia menyimak no women no cry dengan seksama sesekali kernyit menampakan gurat-gurat di keningnya...'ah alangkah cepatnya waktu' gumanya pada diri sendiri.

ia merebahkan segenap jiwa lelahnya,tenggelam dalam no women no cry dan berharap lelap tanpa mimpi pada suatu siang di ujung november.


--Djenar Abunetti--
Sent using a Sony Ericsson mobile phone

0 comments: