Obat

Pagi tadi mereka menjual obat hati dengan lima resepnya di bus kota yang pendingin udaranya mati,dengan rambut gondrong,celana dan gitar yang sama-sama bolong serta sederet pengakuan tentang shalat yang sama bolong.
malam ini,obat hati juga di jajakan di televisi.dengan topi dan baju hingga semata kaki dan pengakuan 'aku ini da'i,aku ini kiyai' obat hati di gandrungi mulai dari politisi sampai kuli di pasar sawi.

Aku yang tadi di bus berpendingin mati kini di depan televisi menyaksikan obat hati di jual beserta harga diri.

-- Jakarta
Sent using a Sony Ericsson mobile phone